07 July 2022 19:01 WIB

Don’t Polish Your Car Too Often

Polishing your car is one way to bring out the colour of a car that has faded due to age. By polishing, often imperfect parts of the paint can be repaired to make the paint shine.

Polishing services themselves are widely offered at car washes, detailing, and body repair shops. This is often done when there are too many water spots on the surface of the car paint.

However, polishing your car should not be done too often, only when it is needed. Why? Because the polishing process makes the paint thinner.

The polishing process actually lifts the top of the paint slowly. This is like peeling off the dead skin of your body when the paint is dull. When the 'dead skin' is lifted, then the paint will look shiny.

If you polish your car too frequently, then the layer of paint will get thinner and can eat the paint. Usually, polishing only takes up part of the clear coat, but it should not be until the clear coat runs out because it has the potential to burn the paint.

So, it is usually recommended not to polish the car more than 2x in a year. Or, just polish the car when needed.

Just like Forceum tyres, change tyres when they feel they are needed, for example when they have leaked badly, or when the surface is worn out and the tread wear indicator is flat.

 

Indonesia 

Poles mobil adalah salah satu cara untuk mengeluarkan warna mobil yang sudah pudar karena dimakan usia. Dengan memoles, seringkali bagian cat yang tidak sempurna bisa diperbaiki sehingga mobil lebih mengkilap.

Layanan poles sendiri banyak ditawarkan pada tempat cuci mobil, detailing, maupun bengkel bodi. Hal ini juga bisa dilakukan ketika sudah terlalu banyak water spot pada permukaan cat mobil.

Namun, poles mobil ini sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering, hanya ketika dibutuhkan. Mengapa? Karena proses poles yang membuat cat semakin tipis.

Proses poles sebenarnya mengangkat bagian paling atas cat secara perlahan. Hal ini seperti mengupas kulit mati pada badan ketika cat sudah kusam. Ketika ‘kulit mati’ sudah terangkat, maka cat akan terlihat mengkilap.

Jika terlalu sering, maka lapisan cat akan semakin tipis dan bisa sampai memakan cat dasar. Biasanya, poles hanya memakan sebagian dari clear coat, namun tidak boleh sampai clear coat habis karena berpotensi menghabisi cat.

Sehingga, biasanya direkomendasikan untuk tidak memoles mobil lebih dari 2x dalam setahun. Atau, cukup poles mobil ketika dibutuhkan saja.

Sama seperti ban Forceum, ganti ban ketika dirasa sudah dibutuhkan, misalnya ketika sudah bocor parah, atau ketika permukaannya sudah aus dan tread wear indicator sudah rata.

Share