17 June 2021 14:56 WIB

Engine Size Won’t 100% Determine Fuel Economy

When it comes to fuel consumption, engine capacity is often a major factor that many people consider. Because, engines with large capacity are often considered as fuel consumptive engines.

In fact, this is not entirely true. It is partly true that a large capacity engine can increase fuel consumption. However, there are several other factors that can affect fuel consumption.

Of course, the most decisive factor is how you drive. A hard way of driving such as always stepping on the gas and changing gears at high RPM, will increase the fuel consumption.

This can consume more fuel, even cars with a smaller engine capacity can be more consumptive than large engines for this reason.

Often because small engines with relatively small power are forced to speed. As a result, the engine works extra and requires extra fuel. Meanwhile, to achieve the same speed, engines with a larger capacity could be more efficient because they are not used that heavily.

Of course, other factors such as tyres can also determine fuel consumption. Mainly rolling resistance.

Huge rolling resistance will increase the fuel consumption. Therefore, this rolling resistance can be minimized by using the right air pressure. For example 35 PSI which is the benchmark for various vehicles.

In addition, eco tyres will be very helpful. Tyres such as Forceum Ecosa will help reduce fuel consumption due to the low rolling resistance it makes

 

Indonesia 

Ketika bicara tentang konsumsi bahan bakar, kapasitas mesin seringkali menjadi faktor utama yang dipertimbangkan banyak orang. Di mata publik, mesin dengan kapasitas besar seringkali dianggap sebagai mesin yang boros

Padahal aspek ini tak sepenuhnya benar. Memang kapasitas mesin yang besar bisa menambah konsumsi bahan bakar. Tetapi terdapat beberapa faktor lain yang bisa mempengaruhi konsumsi bahan bakar.

Tentunya, faktor yang paling menentukan adalah cara mengemudi. Cara mengemudi yang keras seperti selalu menginjak gas dan berpindah gigi pada RPM tinggi, akan membuat konsumsi bahan bakar bertambah.

Hal ini bisa membuat boros, bahkan mobil dengan kapasitas mesin yang kecil bisa menjadi lebih boros daripada mesin yang besar karena alasan ini.

Seringkali karena mesin kecil dengan tenaga yang relatif kecil tersebut dipaksa untuk ngebut. Alhasil, mesin bekerja ekstra dan membutuhkan bahan bakar ekstra. Sementara itu, untuk mencapai kecepatan yang sama, mesin dengan kapasitas lebih besar bisa saja lebih irit karena tidak dipakai seberat itu.

Tentunya, faktor lain seperti ban juga bisa menentukan konsumsi bahan bakar. Utamanya resistensi gelinding.

Resistensi gelinding yang besar akan membuat konsumsi bahan bakar bertambah. Untuk itu, resistensi gelinding ini bisa diminimalisir dengan menggunakan tekanan udara yang pas. Misalnya 35 Psi yang menjadi patokan berbagai kendaraan.

Selain itu, ban yang ramah lingkungan akan sangat membantu. Ban seperti Forceum Ecosa akan membantu menekan konsumsi bahan bakar karena rendahnya resistensi gelinding yang dibuatnya.

 

Share