10 August 2021 11:46 WIB

Lighter Wheels Will Give Huge Benefits

Light wheels are often praised, especially by race or trackday enthusiasts. And of course, lighter wheels can be more expensive than regular wheels. Because they often use more expensive methods of production like forging or flow-forming that may be cheaper than forging but still pretty expensive.

But light wheels usually don’t really shed that much weight, maybe like 1kg each. So how is this weight saving really benefits?

This is because wheels aren't a stationary mass, but rather a rotational mass. So this can be related to rotational inertia. Inertia itself is the resistance of an object to change its speed.

When combined with rotational, it will result in a resistance of rotating objects like wheels to start or go. So, with lighter wheels, it will have lower inertia that helps to roll the wheels easier and helps it to stop easier.

But of course this isn’t enough. Because, the position of the mass will also affect it. If the mass is focused towards the middle, the resistance will be lower compared to the same mass but positioned on the outside of the wheels. This is also why most weight shedding happened on the spokes of the wheels.

With the right light wheels, it will create low inertia that will help the car accelerate faster, and brake faster.

To help it even more, light wheels are better combined with a sticky tyre, the Forceum hexa-R ‘The Modern V-Shaped Tyre’. This tyre has a sporty tread and sporty compound to stick to the road.

 

Indonesia 

Velg ringan seringkali diagung-agungkan, terutama para pecinta trackday maupun balap. Tentu, velg ringan seringkali dihargai lebih mahal dari biasanya. Karena seringkali velg ringan menggunakan metode forging yang mahal, atau flow form yang sedikit lebih terjangkau namun tetap mahal.

Tetapi, velg ringan biasanya memangkas bobot yang sangat sedikit, bisa saja hanya 1kg per velgnya. Lantas mengapa ini sangatlah penting?

Ini karena, velg bukanlah bobot yang diam, melainkan berputar. Maka, hal ini akan terkait dengan inersia rotasional atau rotational inertia. Inersia sendiri adalah resistensi suatu benda untuk merubah kecepatannya.

Jika digabungkan dengan rotasional, maka terjadi resistensi benda berputar seperti roda untuk mulai berputar atau berhenti. Dengan demikian, jika bobot velg lebih rendah, maka inersianya lebih rendah dan memudahkan terjadinya perputaran dan pengereman.

Tapi ini saja tidak cukup. Karena, lokasi bobot juga bisa berpengaruh. Jika bobot velg terfokuskan pada area tengah, maka inersianya masih lebih rendah daripada velg dengan beban serupa namun bobotnya lebih ke luar. Ini juga menjadi salah satu alasan pengurangan bobot terbanyak pada velg adalah pada bagian spoke atau jarinya.

Dengan velg ringan yang tepat, maka terbentuklah inersia rendah yang bisa membantu mobil berakselerasi dengan lebih mudah, dan mengerem dengan lebih mudah.

Untuk memangkas waktu akselerasi dan jarak rem dengan lebih baik, maka velg ringan tersebut sebaiknya dipadukan dengan ban yang melekat pada jalan, yaitu Forceum Hexa-R ‘The Modern V-Shaped Tyre’. Ban ini memiliki alur sporti dan kompon sporti untuk menunjang kebutuhan sportimu.

 

Share