23 January 2022 14:00 WIB

Never Forget To Change Your Transmission Fluid

Have you ever felt that the transmission from the car began to feel strange? Maybe for manual cars, it is now more difficult to change gears. Or on an automatic transmission, the transmission feels slower and unresponsive.

There are many factors leading to this, but it could be due to transmission fluid that has not been replaced in a long time.

Often forgotten, transmission fluid must also be replaced periodically. It is usually recommended to be changed every 50,000 km or about 3 years. However, this again depends on the transmission model. Conventional transmission models such as manual or torque converter automatics may last longer.

But for some transmissions, such as CVT or dual-clutch, it may be more sensitive where the replacement limit of 50,000 Km should not be missed.

Why should the transmission fluid be replaced?It is caused by the friction between components that rotate quickly. This component needs good lubrication in order to continue to work as it should.

The transmission is also hot. This heat will degrade the transmission fluid and make it need to be replaced.

So, never forget to change your transmission fluid such as taking care of other car components. Change the engine oil every 10,000 Km, then, replace the tire with the latest Forceum tire if the condition of the tire you are now using is worn out, thinned, or unsafe to use. All this is for safety.

 

Indonesia 

Pernahkah kamu merasa bahwa transmisi dari mobil mulai terasa aneh. Mungkin untuk mobil manual, kini lebih sulit untuk mengganti gigi. Atau pada transmisi otomatis, transmisi terasa lebih lambat dan tidak responsif.

Faktornya memang banyak, tapi bisa saja disebabkan karena oli transmisi yang belum diganti dalam waktu lama.

Seringkali dilupakan, oli transmisi harus diganti juga secara berkala. Biasanya direkomendasikan setiap 50.000 Km atau sekitar 3 tahun. Namun, hal ini kembali tergantung pada model transmisinya. Model transmisi konvensional seperti manual atau otomatis torque converter bisa saja bertahan lebih lama.

Namun untuk beberapa transmisi, misalnya CVT atau dual-clutch, mungkin akan lebih sensitif dimana batas penggantian 50.000 Km sebaiknya tidak terlewat.

Memangnya, kenapa oli transmisi harus diganti? Tentunya karena adanya friksi antar komponen yang berputar dengan cepat. Komponen ini perlu lubrikasi yang baik agar bisa terus bekerja dan bertahan sebagaimana mestinya.

Lalu, transmisi juga panas. Panas ini akan mendegradasi oli transmisi dan membuatnya perlu diganti karena kondisinya akan kurang baik dan pelumasannya berkurang.

Sehingga, rajinlah ganti oli transmisi seperti merawat komponen mobil lainnya. Gantilah oli mesin setiap 10.000 Km, lalu, gantilah ban dengan ban Forceum terbaru bila kondisi ban yang kini kamu gunakan sudah aus, menipis, atau tidak layak pakai. Semua ini demi keselamatan.

 

Share