02 September 2022 09:41 WIB

Never Run Your Power Steering Dry

Power steering is available in different types of models depending on the car. In today's cars, most have implemented electric power steering models because they are more efficient and require less maintenance.

However, there are still many hydraulic power steering systems, especially in older cars. This system itself is considered capable of providing good feedback to the driver.

Over time, this power steering system can also be damaged, especially power steering fluid leaks. When the power steering fluid is only left a little or even ran out, the steering wheel will become heavy.

For some, maybe this won't be a problem because the steering wheel just gets heavy. If it is done continuously, this can be dangerous.

When the power steering fluid is dry, it can damage the power steering pump which is not cheap. This is because the pump uses power steering fluid as lubrication. If it is dry, then the pump will not be lubricated and damaged.

If there is a leak, then you should always fill the power steering reservoir to prevent the pump from drying out. Or if possible, remove the belt running the pump so that the pump does not run at all.

Dryness can also damage Forceum tyres, to be precise dry rot. Dry rot will make the rubber content of the tyre crack and damage the structure of the Forceum tyre so that it becomes less safe to use. Give the tyre proper maintenance such as sufficient tyre pressure, as well as provide protection such as tyre gel.

 

Indonesia 

Power steering ada berbagai jenis model bergantung pada mobil. Pada mobil masa kini, kebanyakan sudah menerapkan model power steering elektrik karena lebih efisien serta memerlukan perawatan yang lebih minim.

Namun, masih banyak juga sistem power steering hidrolik, terutama pada mobil yang sudah lebih berumur. Sistem ini sendiri dinilai mampu memberikan feedback yang baik kepada pengemudi.

Seiring berjalannya waktu, sistem power steering ini pun bisa mengalami kerusakan, utamanya kebocoran minyak power steering. Ketika minyak power steering sudah sedikit atau bahkan habis, maka setir akan menjadi berat.

Bagi beberapa orang, mungkin hal ini tidak akan menjadi masalah karena setir hanya menjadi berat. JIka dilakukan secara terus-menerus, hal ini bisa berbahaya.

Ketika minyak power steering sudah kering, maka bisa merusak pompa power steering yang harganya tidak murah. Hal ini karena pompa menggunakan minyak power steering sebagai pelumasan pompa. Jika kering, maka pompa tidak akan terlumasi dan rusak.

Jika terjadi kebocoran, maka sebaiknya selalu mengisi tabung reservoir power steering untuk mencegah pompa kering. Atau jika memungkinkan, lepaslah belt yang menjalankan pompa agar pompa tidak berjalan sama sekali.

Kekeringan juga bisa merusak ban Forceum, tepatnya dry rot. Dry rot akan membuat kandungan karet dari ban retak dan merusak struktur ban Forceum sehingga menjadi kurang aman digunakan. Berikanlah ban perawatan yang tepat seperti tekanan angin yang cukup, serta memberikan pelindung seperti tyre gel.

Share