09 June 2022 09:33 WIB

Tyre Rotation To Make Your Tyre Last Longer

Maybe you have heard the term tyre rotation. In fact, some people may have done it.

However, not all understand that. So, what is tyre rotation and why is this necessary? Forceum will explain simply.

First of all, as the name implies, tyre rotation is the activity of rotating the position of the tyre so that it can wear out more evenly. So that when changing tyres, all tyres will wear out simultaneously and can extend the life of the tyres.

Why can tyres wear out unevenly? This is because the weight of the car is not fully balanced. There are cars that are heavier towards the front or the rear, making the front or rear tyres wear out faster so it needs to be rotated to last.

But, keep in mind that different tyres need different rotation techniques. tyres that can be rotated easily, one of which is the Forceum Trideka with a symmetrical pattern so that the direction will not be reversed.

When rotating, it should also remember the drive from the car:

1. Front Wheel Drive

In front-wheel drive cars (FWD), the front tyres must be moved to the rear. Then, the two rear tyres can be moved to the front diagonally.

2. Rear Wheel Drive and All-Wheel Drive

In rear-wheel drive (RWD) and all-wheel drive (AWD), the rear wheels are moved forward directly. Then, the front wheels are moved back diagonally.

If you use a directional tyre like the Forceum Hexa-R, then the rotation is more limited because the tyre cannot change sides. So that when rotating, it can only be replaced to the front and back. This prevents the tyre rotation to be reversed.

Illustration: Motoring Junction

 

Indonesia 

Mungkin kamu pernah mendengar istilah rotasi ban. Bahkan, beberapa orang mungkin pernah melakukannya.

Namun, tidak semua paham akan hal itu. Lantas, apa itu rotasi ban dan mengapa hal ini diperlukan? Forceum akan jelaskan secara sederhana.

Pertama-tama, sesuai namanya, rotasi ban adalah kegiatan merotasi posisi ban supaya bisa aus secara lebih merata. Sehingga ketika mengganti ban, semua ban akan aus secara bersamaan dan bisa memperpanjang usia ban.

Mengapa ban bisa aus secara tidak merata? Hal ini karena bobot mobil tidak sepenuhnya seimbang. Ada mobil yang lebih berat di depan atau belakang, membuat ban depan atau belakang lebih cepat aus sehingga perlu dilakukan rotasi agar tahan lama.

Tetapi, perlu diingat bahwa ban yang berbeda perlu teknik rotasi yang berbeda. Ban yang bisa dirotasi dengan mudah salah satunya adalah Forceum Trideka dengan pola simetris sehingga arahnya tidak akan terbalik.

Ketika merotasi, harus mengingat juga penggerak dari mobil:

1. Gerak Roda Depan

Pada mobil gerak roda depan (FWD), maka ban depan harus dipindah ke belakang. Lalu, kedua ban belakang dipindahkan ke depan secara diagonal.

2. Gerak Roda Belakang dan Gerak Semua Roda

Pada penggerak roda belakang (RWD) dan penggerak semua roda (AWD), maka roda belakang dipindah ke depan secara langsung. Kemudian, roda depan dipindah ke belakang secara diagonal.

Jika menggunakan ban direksional seperti Forceum Hexa-R, maka rotasinya lebih terbatas karena ban tidak bisa berubah sisi. Sehingga ketika melakukan rotasi, hanya bisa diganti ke depan dan belakang. Hal ini mencegah arah ban yang direksional menjadi terbalik.

Ilustrasi: Motoring Junction

Share